Selasa, 20 September 2016

Beternak Jangkrik Pakan Burung

Beternak jangkrik untuk pakan burung akhir-akhir ini menjadi ladang bisnis baru yang sangat mengiurkan, ide ini berawal dari imbas banyaknya peternak burung kicau yang membutuhkan sebagai sumber gizi untuk binatang kesayangannya, selain burung, ikan hias juga memangsa jangkrik, dengan memberikan pakan jangkrik kepada burungnya membuat suara kicau semakin merdu, akhirnya mulailah hewan yang suka mengerik mulai di budidaya, wal hasil dengan memelihara jangkrik bisa di jadikan sebagai sumber masukan uang sampingan, dan ada pula yang menjadikan bisnis ini sebagai bisnis tetap mereka. Apakah anda tertarik dengan ternak jangkrik? Sebelum memulai ternak jangkrik mari kita lihat sejarah hewan ini.
jangkrik atau Cengkerik (Gryllidae) adalah serangga yang berkerabat dekat dengan belalang, memiliki tubuh rata dan antena panjang. Jangkrik adalah hewan omnivora atau memakan daging dan tumbuhan, dikenal dengan suaranya yang hanya dihasilkan oleh jangkrik jantan. Suara ini digunakan untuk menarik betina dan menolak jantan lainnya. Suara jangkrik ini semakin keras dengan naiknya suhu sekitar. Di dunia dikenal sekitar 900 spesies jangkrik, termasuk di dalamnya adalah gangsir.
jangkrik telah dipelihara manusia sejak lama, dan di Asia dianggap sebagai pembawa keberuntungan. Laga jangkrik adalah sejenis permainan yang populer dan kerap kali melibatkan taruhan. Di Caraguatatuba, Brazil, jangkrik hitam di dalam ruangan dipercaya sebagai tanda datangnya penyakit, jangkrik hijau harapan, dan jangkrik kelabu uang.
Tingat keberhasilan beternak jangkrik bisa mencapai 91% kesuksesannya. Keberhasilan dalam penetasan dan pembesaran jangkrik juga sama-sama 91%, asalkan perawatan jangkrik dilakukan dengan sungguh-sungguh dan dalam pemberian pakan jangkrik tidak mengalami keterlambatan serta pandai menyiasati bagaimana pola hidup jangkrik di Alam, hal ini menadakan usaha budidaya jangkrik tidak memiliki resiko yang tinggi. Baikah mari kita share langsung bagaimana cara berbudidaya jangkrik yang praktis dan menguntungkan.

Langkah-langkah beternak jangkrik adalah sebagai berikut :

  1. Persiapan kandang jangkrik lengkap dengan peralatannya

Ukuran Kandang
Kandang Jangkrik terbuat dari kayu tripleks berukuran 100cm x 60cm x 35cm bisa menampung sampai 25kg jangkrik tlondo. Pada bagian dalam   Dan kotak ini bisa digunakan 4-8 kali (tergantung kondisi media). Atap kandang diberi penutup berupa kasa/waring dan plastik. Pada bagian dalam atas kandang diberi lakban untuk mencegah jangkrik keluar dari kandang.

 Bahan yang dibutuhkan:
  • lakban licin coklat 1 buah
  • lem kayu 1 buah
  • semen putih 2 kg
  • tre (wadah telur bekas) secukupnya
  • tripleks/kardus ukuran 20×30 cm untuk wadah pakan voor
Pendukung Kandang
Pendukung pertumbuhan atau rumah jangkrik adalah tempat merambat dan nangkring jangkrik berupa Tre wadah telur bekas sebagai media hidup Jangkrik
  1. Pembibitan

  • Pemilihan Bibit dan Calon Induk
Bibit yang diperlukan untuk dibesarkan haruslah yang sehat, tidak sakit, tidak cacat (sungut atau kaki patah) dan umurnya sekitar 10-20 hari. Calon Induk Jangkrik yang baik adalah jangkrik-jangkrik yang berasal dari tangkapan alam bebas, karena biasanya memiliki ketahanan tubuh yang lebih baik. Kalaupun induk betina tidak dapat dari hasil tangkapan alam bebas, maka induk dapat dibeli dari peternakan. Sedangkan induk jantan diusahakan dari alam bebas, karena lebih agresif.
Adapun ciri-ciri indukan, Induk Betina, dan Induk Jantan yang baik adalah sebagai berikut:
Indukan:
  • sungutnya (antena) masih panjang dan lengkap.
  • kedua kaki belakangnya masih lengkap.
  • bisa melompat dengan tangkas, gesit dan kelihatan sehat.
  • badan dan bulu jangkrik berwarna hitam mengkilap.
  • pilihlah induk yang besar.
  • memilih jangkrik yang mengeluarkan zat cair dari mulut dan duburnya apabila dipegang.
Induk jantan:
  1. selalu mengeluarkan suara mengerik.
  2. permukaan sayap atau punggung kasar dan bergelombang.
  3. tidak mempunyai ovipositor di ekor.
Induk betina:
  1. tidak mengerik.
  2. permukaan punggung atau sayap halus.
  3. ada ovipositor dibawah ekor untuk mengeluarkan telur.
Perawatan Bibit dan Calon Induk
Perawatan Jangkrik yang sudah dikeluarkan dari kotak penetasan berumur 10 hari harus benar-benar diperhatikan dan dikontrol makanannya, karena pertumbuhannya sangat pesat. Sehingga kalau makanannya kurang, maka anakan jangkrik akan menjadi kanibal memakan anakan yang lemah. Selain itu perlu juga dikontrol kelembapan udara serta binatang pengganggu, yaitu, semut, tikus, cicak, kecoa dan laba-laba. Untuk mengurangi sifat kanibal dari jangkrik, maka makanan jangan sampai kurang. Makanan yang biasa diberikan antara lain ubi, singkong, sayuran dan dedaunan serta diberikan bergantian setiap hari.
  1. Sistem Pemuliabiakan

Sampai saat ini Pembiakan Jangkrik yang dikenal adalah dengan mengawinkan induk jantan dan induk betina, sedangkan untuk bertelur ada yang alami dan ada juga dengan cara caesar. Namun risiko dengan cara caesar induk betinanya besar kemungkinannya mati dan telur yang diperoleh tidak merata tuanya sehingga daya tetasnya rendah.

    •         Reproduksi dan Perkawinan
Induk dapat memproduksi Telur Jangkrik yang daya tetasnya tinggi ± 80-90 % apabiladiberikan makanan yang bergizi tinggi. Setiap peternak mempunyai ramuan-ramuan yang khusus diberikan pada induk jangkrik antara lain: bekatul jagung, ketan item, tepung ikan, kuning telur bebek, kalk dan kadang-kadang ditambah dengan vitamin.
Disamping itu suasana kandang harus mirip dengan habitat alam bebas, dinding kandang diolesi tanah liat, semen putih dan lem kayu, dan diberi daun-daunan kering seperti daun pisang, daun jati, daun tebu dan serutan kayu.
Jangkrik biasanya meletakkan telurnya dipasir atau tanah. Jadi didalam kandang khusus peneluran disiapkan media pasir yang dimasukkan dipiring kecil. Perbandingan antara betina dan jantan 10 : 2, agar didapat telur yang daya tetasnya tinggi. Apabila jangkrik sudah selesai bertelur sekitar 5 hari, maka telur dipisahkan dari induknya agar tidak dimakan induknya kemudian kandang bagian dalam disemprot dengan larutan antibiotik (cotrymoxale).Selain peneluran secara alami, dapat juga dilakukan peneluran secara caesar. Akan tetapi kekurangannya ialah telur tidak merata matangnya (daya tetas).
          •   Proses penetasan
Sebelum “Penetasan Telur Jangkrik” sebaiknya terlebih dahulu disiapkan kandang yang permukaan dalam kandang dilapisi dengan pasir, sekam atau handuk yang lembut. Dalam satu kandang cukup dimasukkan 1-2 sendok teh telur dimana satu sendok teh telur diperkirakan berkisar antara 1.500-2.000 butir telur. Selama proses ini berlangsung warna telur akan berubah warna dari bening sampai kelihatan keruh. Kelembaban telur harus dijaga dengan menyemprot telur setiap hari dan telur harus dibulak-balik agar jangan sampai berjamur. Telur akan menetas merata sekitar 4-6 hari.
Bahan yang dibutuhkan untuk menetaskan telur:
  • Kain tetas 2 buah/dus atau per kandang.
  • Nampan 2 buah/dus atau per kandang.
  • Pasir.
  • Sprayer.
  • Kertas koran bekas.
  • Paket telur jangkrik yang berisi telur 400 gram/paket.
Cara menetaskan telur jangkrik:
  • Taruh 20 gram telur (1-2 sendok/dus atau per kandang).
  • Telur diangin-anginkan terlebih dahulu sekitar 1/2 jam.
  • Cuci pasir dengan air panas dan letakkan di atas nampan.
  • Nampan diisi pasir (lembab).
  • Siapkan kain tetas, lembabkan dengan air yang telah diberi SOC HCS.
  • Taruh kain tetas di atas nampan.
  • Taburkan telur merata di kain tetas.
  • Tutup telur dengan melipat kain tetas.
  • Tutup kain tetas dengan kertas koran lembab.
  • Jaga kelembaban kain tetas (disemprot tiap hari).

4. Pemeliharaan

Pada proses pembesaran, jangkrik diberi pakan yang cukup baik yaitu pakan pelet buatan dan sayuran (wortel, gambas, daun katuk, daun pepaya, sawi, dan lainnya).
Pemberian sayuran mengikuti ketentuan berikut masa pertumbuhan hari ke-1 sampai ke-10 sebanyak 2 kali/hari, hari ke-11 sampai ke-30 (1 kali/2 hari) dan masa pertumbuhan lebih dari 30 hari tidak diberi pakan sayur.
Tahapan pemberian pakan sayuran:
  • Cuci dan tiriskan sayuran.
  • Iris tipis sayuran yang sudah tiris.
  • Angin-anginkan sekitar lima menit.
  • Pakai alas lebih baik ketika menganginkan.
  • Buang sisa sayuran yang tidak dimakan sebelum diganti, sebaiknya sore hari.
  • Untuk minuman diberikan dalam pasir lembab, semprot dengan larutan SOC HCS.
Cara penggunaan SOC HCS.
  • Siapkan air secukupnya.
  • Beri SOC HCS dengan perbandingan 1 cc : 2 ltr air.
  • Larutkan gula pasir/gula kelapa ½ sendok teh.
  • Diamkan selama 15 menit lalu semprotkan pada pasir sampai lembab.
  1. Bahan pakan dan minum.

Pakan
    • Dibutuhkan 6 kg pakan per dus/kandang sampai panen
    • Berikan sesuai kebutuhan
    • Pakan hendaknya habis tiap hari
    • Pemberian pakan dua kali sehari
    • Pakan diletakkan di tengah kotak
    • Pakai alas lebih baik
    • Di atap rumah jangkrik (semprot terlebih dahulu)
    • Pakan buatan Astrik diletakkan tipis merata (tidak menggunung).
Minum.
Masa Pertumbuhan 1-10 hari minuman diberikan di:
      • Spon/busa dibasahi dalam wadah/nampan beralas pasir atau kain di tengah kotak, yang telah dibasahi dengan larutan SOC HCS.
      • Semprot atap rumah jangkrik.
      • Kontrol pakan dua kali sehari.
Masa Pertumbuhan lebih dari 10 hari minuman diberikan di:
      • Nampan penetasan yang diisi kerikil dan air.
      • Tambah air kalau kurang.
      1. Sanitasi dan Tindakan Preventif

Seperti telah dijelaskan diatas bahwa dalam pengelolaan Peternakan Jangkrik ini sanitasi merupakan masalah yang sangat penting. Untuk menghindari adanya zat-zat atau racun yang terdapat pada bahan kandang, maka sebelum jangkrik dimasukkan kedalam kandang, ada baiknya kandang dibersihkan terlebih dahulu dan diolesi lumpur sawah. Untuk mencegah gangguan hama, maka kandang diberi kaki dan setiap kaki masing-masing dimasukkan kedalam kaleng yang berisi air.
  1. Pengontrolan Penyakit
Untuk pembesaran jangkrik, dipilih jangkrik yang sehat dan dipisahkan dari yang sakit. Pakan ternak harus dijaga agar jangan sampai ada yang berjamur karena dapat menjadi sarang penyakit. Kandang dijaga agar tetap lembab tetapi tidak basah, karena kandang yang basah juga dapat menyebabkan timbulnya penyakit.
  1. Panen

Jangkrik bisa dipanen pada umur 35 hari yaitu ketika sudah bersayap. Panenan jangkrik (yang sehat, tidak ada luka atau anggota badan lepas).
Hal-hal yang perlu diperhatikan :
  • Jangkrik tumbuh kerdil karena bibitnya buruk atau suhu kandang lebih dari 30 derajat C (terlalu panas).
  • Kanibalisme atau saling memakan antar jangkrik disebabkan kurang makanan/sayur, kurang minum, atau kurang rumah/persembunyian.
  • Jangkrik mencret diakibatkan makanan tak teratur dan suhu yang kurang baik.
    Hati-hati terhadap perangkap yang menyebabkan jangkrik meloloskan diri dan tidak nyaman seperti Lakban terbuka, ada lubang Lakban, air tergenang, lubang pinggir dinding, dan lubang kecil untuk kabur.
  • Penting membersihkan kandang sebelum digunakan
    kembali dengan kuas/sikat gigi bekas, semprot dengan larutan sirih atau desinfektan, lalu jemur di sinar matahari langsung selama dua hari.
Mudah-mudahan bermanfaat, dan jika ada kekurangan kami mohon maaf, kami berterima kasih atas komentar yang mendidik untuk melengkapi kekurangan pada artikel cara beternak jangkrik ini.

CARA PEMESANAN DAN CARA PEMBAYARAN :
Pesan SMS/Telpn : 0858.2308.4042 / PIN BBM 7BDEDC09
Format SMS : Nama # Alamat Lengkap + Kode Pos # No Hp # Jumlah Pesanan # Nama Barang
1. Format SMS/BBM : Nama#Alamat Lengkap#No Hp anda # Jumlah Pesanan # Nama Barang
2. Tunggu balasan dari kami yang berisi total biaya dari pesanan anda (termasuk ongkos kirim).
3. Silahkan lakukan pembayaran melalui rekening bank BRI, BCA, BNI dan MANDIRI yang kami kirim melalui SMS, kemudian jika sudah melalukan pembayaran silahkan balas dengan sms konfirmasi pembayaran anda dengan format dibawah ini :
[ SUDAH TRANSFER : JUMLAH TRANSFER#NAMA BANK TUJUAN#NAMA #ALAMAT LENGKAP#NO HP ANDA#JUMLAH PESANAN#JENIS JANGKRIK]
CONTOH : [ SUDAH TRANSFER: RP 650.704#MANDIRI#KIKI ANDRIANI#JL BEDJO NO 11 GEMARANG MADIUN JAWA TIMUR#0858.2308.4042#2kg#telur jangkrik alam]
4. Tranfer pembayaran yang masuk sebelum jam 10 siang, barang akan kami kirim hari itu juga, jika diatas jam 10 siang kami akan kirim pesanan di hari berikutnya..

Minggu, 18 September 2016

Kualitas jangkrik tergantung makanan

Usaha budidaya jangkrik memang bisa menjadi peluang bisnis yang sangat menguntungkan, baik sebagai usaha sampingan maupun usaha berskala besar. Apalagi setelah ditemukan adanya kandungan zat-zat penting yang sangat bermanfaat. Tidak hanya sebagai pakan burung kicauan dan ikan, tetapi juga sebagai bahan baku industri. Di samping itu, beternak jangkrik bukanlah sesuatu yang sulit dilakukan. Semua orang bisa dengan mudah belajar beternak jangkrik.





Teknik budidaya jangkrik meliputi beberapa tahap.
  1. Tahap pertama adalah persiapan kandang. Untuk beternak jangkrik kotak yang paling efisien dan mudah diperoleh adalah kotak kardus berukuran 200x80x40 cm, yang bisa digunakan untuk memelihara 10-15 kg jangkrik. Perlu diperhatikan, kotak tersebut harus disterilkan dari kuman dan kotoran sebelum digunakan untuk memelihara jangkrik.
  2. Tahap kedua adalah penetasan. Dalam proses penetasan, telur yang sudah dicampur dengan pasir halus dan dimasukkan ke dalam kain kaos, harus terus dijaga kelembabannya. Telur jangkrik biasanya akan menetas selama 4-7 hari.
  3. Tahap ketiga adalah pembesaran. Pada tahap ini, pola pemberian makanan dan minuman pada jangkrik harus benar-benar diperhatikan, sehingga dapat memberikan kesehatan pada jangkrik dan membuat jangkrik berkualitas sebagai bahan baku industri. Salah dalam pemberian pakan, misalnya memberikan makanan yang mengandung protein hewani, akan membuat jangkrik mengandung histidin, sejenis asam amino yang menghasilkan histamin yang dapat menyebabkan gatal-gatal di kulit.
Oleh karena itu, pakan yang diberikan pada jangkrik sebaiknya adalah pakan khusus ditambah sayur-sayuran seperti daun pepaya, daun ketela, wortel, kacang panjang, atau jagung muda yang telah dicuci bersih. Sementara untuk pemberian minum bisa dilakukan dengan membasahi kain/spon, atau bisa juga dengan pasir basah dalam nampan plastik.

Hal lain yang juga perlu diperhatikan terkait pola pemberian pakan pada jangkrik adalah sifat kanibalisme dari jangkrik itu sendiri. Itu bisa diatasi dengan pemberian pakan yang tidak pernah putus, serta dengan memaksimalkan media persembunyian dalam kandang.

Anda ingin Budidaya Jangkrik dan ingin Membeli Telur Jangkrik ? saat ini kami jual telur jangkrik alam murah



JUAL TELUR JANGKRIK ALAM/SLIRING/MADU Dan JANGKRIK KALUNG/GENGGONG


CARA PEMESANAN DAN CARA PEMBAYARAN :

Pesan SMS/Telpn : 0858.2308.4042 / PIN BBM 7BDEDC09

Format SMS : Nama # Alamat Lengkap + Kode Pos # No Hp # Jumlah Pesanan # Nama Barang

1. Format SMS/BBM : Nama#Alamat Lengkap#No Hp anda # Jumlah Pesanan # Nama Barang

2. Tunggu balasan dari kami yang berisi total biaya dari pesanan anda (termasuk ongkos kirim).

3. Silahkan lakukan pembayaran melalui rekening bank BRI, BCA, BNI dan MANDIRI yang kami kirim melalui SMS, kemudian jika sudah melalukan pembayaran silahkan balas dengan sms konfirmasi pembayaran anda dengan format dibawah ini :

[ SUDAH TRANSFER : JUMLAH TRANSFER#NAMA BANK TUJUAN#NAMA #ALAMAT LENGKAP#NO HP ANDA#JUMLAH PESANAN#JENIS JANGKRIK]

CONTOH : [ SUDAH TRANSFER: RP 650.704#MANDIRI#KIKI ANDRIANI#JL BEDJO NO 11 GEMARANG MADIUN JAWA TIMUR#0858.2308.4042#2kg#telur jangkrik alam]


4. Tranfer pembayaran yang masuk sebelum jam 10 siang, barang akan kami kirim hari itu juga, jika diatas jam 10 siang kami akan kirim pesanan di hari berikutnya..

Cara Beternak Jangkrik Terlengkap

Cara Beternak / Budidaya Jangkrik Lengkap - Jangkrik atau Cengkerik adalah jenis serangga yang berkerabat dengan belalang. Dinamakan jangkrik atau cengkerik karena cirikhasnya dapat mengeluarkan bunyi ngerik. Hanya jangkrik jantan yang dapat mengelurkan bunyi tersebut. Suara jangkrik dimaksudkan untuk menarik perhatian bagi betina atau menolak pesaingnya jangkrik jantan.

Kenapa jangkrik di ternak atau di budidayakan ? Karena jangkrik dapat dijadikan sebagai pakan burung atau reptil. Tentu saja permintaan pasar akan jangkrik sangat dipengaruhi jumlah pemelihara burung atau reptil. Akhir akhir ini terjadi booming atau trend pecinta burung, maka permintaan Jangkrik juga meningkat tajam.


Sekilas Tentang Jangkrik

Jangkrik adalah jenis serangga berkaki enam, bersayap dan memiliki kaki panjang dibelakangnya sebagai kaki untuk meloncat. Di Indonesia,  terdapat ratusan spesies jangkrik,  Namun belum semuanya terpetakan secara lengkap. Jenis spesies yang banyak dipelihara untuk ternak jangkrik komersial adalah Gryllus mitratus dan Gryllus testaclus. Selain itu, masih terdapat jangkrik yang diternakan untuk tujuan lain, seperti hobi dan hewan aduan.

Sumber makanan jangkrik adalah dari jenis tumbuhan sehingga dapat digolongkan sebagai hewan herbivora. Di alam bebas serangga ini memakan daun-daunan muda seperti rerumputan. Dalam lingkungan budidaya, bisa diberi pakan sayuran hijau yang banyak mengandung air seperti sawi, bayam, selada, mentimun dan daun pepaya.

Klasifikasi Jangkrik adalah sebagai berikut :
  • Kingdom : Animalia
  • Phylum : Arthropoda
  • Klas : Insecta
  • Ordo : Orthoptera
  • Sub Ordo : Ensifera
  • Famili : Gryllidae
  • Sub Famili : Gryllinae
  • Genus : Gryllids
  • Spesies :
    • Gryllus mitratus 
    • Gryllus testacius      

Tahap Beternak / Budidaya Jangkrik

Pembuatan Kandang Jangkrik

Tahap awal memulai budidaya jangkrik untuk pemula adalah pembuatan kandang atau tempat budidaya jangkrik. Kandang untuk ternak jangkrik bisa dibuat dari berbagai bahan seperti kardus papan atau triplek. Kandang jangkrik dibuat dengan bentu yang simpel tidak lah rumit. Bahan yang digunakan pun relatif murah yaitu triplek, kaso, lem paku dll. Adapun cara membuat kandang jangkrik adalah sebagai berikut :

Kandang dibuat berbentuk kotak, terbuat dari papan atau tripleks dengan tulang dari kayu kaso/kayu reng. Ukuran tergentung selera atau jumlah jangkrik yang akan di terkan. Sebagai contoh ukuran Panjang x Lebar x Tinggi : 100 x 60 x 40 cm.
Pada setiap sambungan atau celah tutuplah dengan lem atau sejenisnya,  agar jangkrik yang baru menetas tidak bisa keluar melalui celah tersebut.
Pada sisi atas di buat tutup dengan kawat nyamuk yang diberi frame dan engsel agar bisa di buka tutup.





Sisi samping kanan dan kiri di beri handle atau pegangan untuk menggeser dan mengangkat
Pada sekeliling sisi dalam  bagian atas, kira-kira 10 cm dari atas, berikan isolasi plastik, agar jangkrik tidak merayap ke atas karena licin.

Pasang kaki-kaki pada keempat sudut peti, tingginya 20 cm. Keempat kaki-kaki tersebut nantinya diletakan pada mangkung yang diisi air atau cairan lain. Gunanya untuk mencegah hama seperti semut masuk ke dalam kandang.

Untuk ternak atau budidaya dalam pertai besar kandang jangkrik dapat dibuat bersusun, tiga hingga empat susun agar lebih efisien. Kandang jangkrik sebaiknya diletakkan di dalam ruangan yang gelap, tidak terkena sinar matahari langsung. Selain terlindung dari sinar matahari langsung, ternak jangkrik juga membutuhkan ketenangan. Sebaiknya pilih ruangan yang memiliki angin cukup, gelap, jauh dari hiruk pikuk dan lalu lalang pergerakan manusia.
  
Cara Memilih Indukan Jangkrik

Indukan jangkrik dapat diperoleh dari alam atau membeli jangkrik dewasa dari toko pakan yang menyediakan pakan hidup. Adapun ciri ciri indukan indukan jangkrik yang baik adalah sebagai berikut:
Induk jantan ditandai dengan suara ngeriknya yang keras. Permukaan sayap atau punggungnya bergelombang dan kasar, pada buntutnya terdapat 2 helai ekor.
Induk betina ditandai dengan sayapnya yang halus, atau bergaris sejajar keatas dan ke bawah, tidak mengerik,  terdapat ovipositor pada bagian ekornya. Ekornya ada tiga bagian, yang bagian tengah merupakan ovipositor.
Sungut atau antena masih panjang, seluruh anggota badan masih lengkap, gerakannya gesit dan lompatnya jauh, badan berwarna mengkilap.
Jangan pilih jangkrik yang bila dipegang mengeluarkan cairan baik dari mulut maupun duburnya.

Cara Mengawinkan Jangkrik 

Jika indukan jangkrik yang akan dikawinkan sudah di peroleh , maka pilih yang  sejenis atau sama spesiesnya. Bila indukan jantan dan betina berbeda spesies, perkawinan tidak akan terjadi. Untuk mengawinkan jangkrik pilihlah indukan betina sebanyak 10 ekor  dan jantan 2 ekor, jika lebih dari itu gunakan perbandingan 10:2.

Tempat untuk mengawinkan jangkrik sebaiknya terpisah dengan Kandang pemeliharan/ pembesaran. Kondisi kandang untuk mengawinkan sebaiknya dibuat aga mirip dengan habitat jangkrik di alam. Dinding kandang bisa diolesi tanah liat, semen putih serta diberi daun-daun kering, seperti daun jati, daun pisang atau serutan kayu.

Tambahkan pula bak pasir atau tanah sebagai tempat peneluran. Selama masa perkawinan jangkrik jantan akan mengeluarkan suara derik terus menerus. Jangkrik betina yang telah dibuahi akan bertelur. Telur biasanya diletakkan dalam pasir atau tanah.

Selama masa perkawinan jangkrik harus mendapatkan asupan pakan yang cukup. Contoh pakannya kubis, sawi, kangkung, bayam, daun pepaya dan jenis sayuran hijau lainnya. Buang pakan yang tersisa setiap hari, jangan sampai pakan membusuk di dalam kandang. Beberapa peternak ada yang memberikan ramuan khusus bagi jangkrik yang sedang dikawinkan. Misalnya, bekatul, tepung ikan, kuning telur bebek yang telah direbus dan dihaluskan, dan beberapa vitamin., agar telur yang dihasilkan bisa banyak dan berkualitas.

Cara Menetaskan Telur Jangkrik

Pisahkan telur jangkrik dari indukan. Hal ini untuk menghindari si induk memakan telurnya sendiri.
Telur jangkrik pindahkan ke dalam kandang penetasan telur yang juga sekaligus pembesaran anakan. Warna telur yang telah dibuahi akan berubah dari bening menjadi keruh. Setelah 4-6 hari biasanya telur menetas. Pada masa penetasan, kelembaban kandang harus terus dijaga dengan penyemprotan air, atau menutup kandang dengan karung goni basah.

Pemberian Pakan Jangkrik

Jangkrik yang baru menetas, berumur 1-10 hari dapat diberikan pakan ayam (voor), yang terbuat dari kacang kedelai, beras merah, dan jagung kering yang dihaluskan.
Setelah lewat 10 hari, anakan jangkring bisa dikasih makan sayur-sayuran dan jagung muda. Selanjutnya pakan bisa ditambahkan singkong, mentimun atau ubi.

Pemeliharaan Kandang Jangkrik 

Kandang yang baru dibuat sebaiknya dicuci dahulu, jangan sampai masih berbau vinil bila terbuat dari tripleks. Untuk membuat suasana kandang mririp dengan habitatnya di alam, lumuri permukaan kandang dengan lumpur sawah untuk dan dijemur hingga kering. Ketika jangkrik sudah menetas, sebagai tempat persembunyian tambahkan daun kering, daun pisang kering, kardus atau serutan kayu.

Penting untuk menjaga kandang tetap higienis dan bersih, serta terhindar dari gangguan hama. Musuh atau hama ternak jangkrik lumayan banyak, diantaranya tikus, kecoa, semut dan laba-laba. Caranya dengan membuang sisa pakan yang tidak termakan setiap hari, jangan sampai membusuk di dalam kandang. Periksa air yang ada pada mangkuk atau kaleng pada kaki-kaki kandang. Tambah atau ganti bila cairan sudah sedikit. Cairan yang digunakan bisa air, minyak tanah, atau jenis cairan lain yang bisa mencegah hama masuk ke dalam kandang.

Kondisi kandang untuk ternak jangkrik harus memperhatikan tingkat kelembaban. Kelembaban harus terus dikontrol, terutama saat musim kemarau, Untuk menjaga kelembaban bisa dilakukan dengan penyemprotan atau menutup kandang dengan karung goni basah.

Selain itu menjaga agar ketersediaan makanan harus mencukupi, karena bila kekurangan makanan,  jangkrik akan timbul sifat kanibal, saling memangsa di antara mereka.

Pemanenan Jangkrik

Hasil ternak atau budidaya jangkrik  yaitu jangkrik dewasa dan telur jangkrik. Telur jangkrik biasanya dijual lebih mahal dari jangkrik itu sendiri. Telur biasanya dijual kepada para peternak jangkrik pembesaran.

Ternak jangkrik sudah bisa dipanen setelah mencapai umur kurang lebih 30 hari. Terhitung sejak telur mulai menetas. Pengepakan dapat dilaukan dengan menggunakan karung plastik yang didalamnya di tambahkan daun pisang kering. Jika pengangkutan jarah tempuhnya jauh tambahkan juga pakan jangkrik


JUAL TELUR JANGKRIK ALAM/SLIRING/MADU Dan JANGKRIK KALUNG/GENGGONG


CARA PEMESANAN DAN CARA PEMBAYARAN :

Pesan SMS/Telpn : 0858.2308.4042 / PIN BBM 7BDEDC09

Format SMS : Nama # Alamat Lengkap + Kode Pos # No Hp # Jumlah Pesanan # Nama Barang

1. Format SMS/BBM : Nama#Alamat Lengkap#No Hp anda # Jumlah Pesanan # Nama Barang

2. Tunggu balasan dari kami yang berisi total biaya dari pesanan anda (termasuk ongkos kirim).

3. Silahkan lakukan pembayaran melalui rekening bank BRI, BCA, BNI dan MANDIRI yang kami kirim melalui SMS, kemudian jika sudah melalukan pembayaran silahkan balas dengan sms konfirmasi pembayaran anda dengan format dibawah ini :

[ SUDAH TRANSFER : JUMLAH TRANSFER#NAMA BANK TUJUAN#NAMA #ALAMAT LENGKAP#NO HP ANDA#JUMLAH PESANAN#JENIS JANGKRIK]

CONTOH : [ SUDAH TRANSFER: RP 650.704#MANDIRI#KIKI ANDRIANI#JL BEDJO NO 11 GEMARANG MADIUN JAWA TIMUR#0858.2308.4042#2kg#telur jangkrik alam]


4. Tranfer pembayaran yang masuk sebelum jam 10 siang, barang akan kami kirim hari itu juga, jika diatas jam 10 siang kami akan kirim pesanan di hari berikutnya..

Cara Merawat Jangkrik Agar Cepat Tumbuh Besar

Cara Merawat Jangkrik yang baik adalah menggunakan Bibit dari hasil Tangkapan Dari Alam
Pembibitan

Pemilihan Bibit dan Calon Induk

Bibit yang diperlukan untuk dibesarkan haruslah yang sehat, tidak sakit, tidak cacat (sungut atau kaki ada yang patah) dan umurnya sekitar 10-20 hari. Calon induk jangkrik yang baik adalah jangkrik-jangkrik yang berasal dari tangkapan alam bebas, karena biasanya memiliki ketahanan tubuh yang lebih baik dibandingkan jangkrik hasil budidaya. Kalaupun induk betina bukan didapat dari hasil tangkapan alam bebas, maka induk dapat dibeli dari peternakan/pengepul. Sedangkan induk jantan diusahakan dari alam bebas, karena lebih agresif dan memberikan hasil Budidaya Ternak Jangkrik yang lebih baik.



Adapun ciri-ciri indukan, induk betina, dan induk jantan yang adalah sebagai berikut :
  • Indukan betina
  1. sungutnya (antena) masih panjang dan lengkap.
  2. kedua kaki belakangnya masih lengkap.
  3. bisa melompat dengan tangkas, gesit dan kelihatan sehat.
  4. badan dan bulu jangkrik berwarna hitam mengkilap.
  5. pilihlah induk yang besar.
Jangan memilih Jangkrik yang mengeluarkan zat cair dari mulut dan duburnya apabila dipegang. 
  • Induk jantan
  1. selalu mengeluarkan Suara Mengerik.
  2. Permukaan sayap atau punggung kasar dan bergelombang.
  3. tidak mempunyai ovipositor di ekor.
  • Induk betina:
  1. tidak mengerik.
  2. permukaan punggung atau sayap halus.
  3. ada ovipositor dibawah ekor untuk mengeluarkan telur.
Perawatan Bibit dan Calon Induk

Perawatan Jangkrik yang sudah dikeluarkan dari kotak penetasan berumur 10 hari harus benar-benar diperhatikan dan dikontrol makanannya, karena pertumbuhannya sangat pesat. Sehingga kalau makanannya kurang, maka anakan jangkrik akan menjadi kanibal memakan anakan yang lemah, akibatnya populasi akan menurun. Selain itu perlu juga dikontrol kelembapan udara serta binatang pengganggu, yaitu, semut, tikus, cicak, kecoa dan laba-laba. Untuk mengurangi sifat kanibal dari jangkrik, maka pemberian makanan jangan sampai kurang. Makanan yang biasa diberikan antara lain ubi, singkong, sayuran dan dedaunan serta diberikan bergantian setiap hari. Dan yang wajib diberikan adalah makanan berupa voor/konsentrat untuk pakan ayam.

Jika anda ingin Memulai Budidaya Jangkrik sebagai usaha sampingan, namun anda tidak mau repot-repot membuat indukan, maka cukup membeli telur jangkrik siap tetas dari kami. 


JUAL TELUR JANGKRIK ALAM/SLIRING/MADU Dan JANGKRIK KALUNG/GENGGONG


CARA PEMESANAN DAN CARA PEMBAYARAN :

Pesan SMS/Telpn : 0858.2308.4042 / PIN BBM 7BDEDC09

Format SMS : Nama # Alamat Lengkap + Kode Pos # No Hp # Jumlah Pesanan # Nama Barang

1. Format SMS/BBM : Nama#Alamat Lengkap#No Hp anda # Jumlah Pesanan # Nama Barang

2. Tunggu balasan dari kami yang berisi total biaya dari pesanan anda (termasuk ongkos kirim).

3. Silahkan lakukan pembayaran melalui rekening bank BRI, BCA, BNI dan MANDIRI yang kami kirim melalui SMS, kemudian jika sudah melalukan pembayaran silahkan balas dengan sms konfirmasi pembayaran anda dengan format dibawah ini :

[ SUDAH TRANSFER : JUMLAH TRANSFER#NAMA BANK TUJUAN#NAMA #ALAMAT LENGKAP#NO HP ANDA#JUMLAH PESANAN#JENIS JANGKRIK]

CONTOH : [ SUDAH TRANSFER: RP 650.704#MANDIRI#KIKI ANDRIANI#JL BEDJO NO 11 GEMARANG MADIUN JAWA TIMUR#0858.2308.4042#2kg#telur jangkrik alam]


4. Tranfer pembayaran yang masuk sebelum jam 10 siang, barang akan kami kirim hari itu juga, jika diatas jam 10 siang kami akan kirim pesanan di hari berikutnya..

Budidaya Jangkrik Semakin mudah dan menghasilkan

budidaya jangkrik sukses. Dewasa ini, jangkrik semakin akrab di gunakan oleh masyarakat di indonesia. Beberapa orang menggunakanya sebagai pakan hewan peliharaan, seperti Burung, Ikan, dan hewan reptil. Permintaan yang kian meningkat menimbulkan banyaknya kalangan yang membudidayakan  serangga Cengkerik atau jangkrik ini.





Cengkerik atau jangkrik (Liogryllus Bimaculatus) adalah serangga yang berkerabat dekat dengan belalang, memiliki tubuh rata dan antena panjang. Jangkrik adalah omnivora, dikenal dengan suaranya yang hanya dihasilkan oleh cengkerik jantan. Suara ini digunakan untuk menarik betina dan menolak jantan lainnya. Suara cengkerik ini semakin keras dengan naiknya suhu sekitar. Di dunia dikenal sekitar 900 spesies cengkerik, termasuk di dalamnya adalah gangsir.

Penyebaran jangkrik di Indonesia adalah merata, namun untuk kota-kota besar yang banyak penggemar burung dan ikan, pada awalnya sangat tergantung untuk mengkonsumsi jangkrik yang berasal dari alam, lama kelamaan dengan berkurangnya jangkrik yang ditangkap dari alam maka mulailah dicoba untuk membudidayakan jangkrik alam dengan diternakkan secara intensif dan usaha ini banyak dilakukan dikota-kota dipulau jawa.

Jangkrik segar yang sudah diketahui baik untuk pakan burung berkicau seperti poksay, kacer dan hwambie serta untuk pakan ikan, baik juga untuk pertumbuhan udang dan lele dalam bentuk tepung.

PERSYARATAN LOKASI

  1. Lokasi budidaya harus tenang, teduh dan mendapat sirkulasi udara yang baik.
  2. Lokasi jauh dari sumber-sumber kebisingan seperti pasar, jalan raya dan lain sebagainya.
  3. Tidak terkena sinar matahari secara langsung atau berlebihan.
PEDOMAN TEKNIS BUDIDAYA


Menurut Farry, 1999, ternak jangkrik merupakan jenis usaha yang jika tidak direncanakan dengan matang, akan sangat merugikan usaha. Ada beberapa tahap yang perlu dilakukan dalam merencanakan usaha ternak jangkrik, yaitu penyusunan jadwal kegiatan, menentukan struktur organisasi, menentukan spesifikasi pekerjaan, menetapkan fasilitas fisik, merencanakan metoda pendekatan pasar, menyiapkan anggaran, mencari sumber dana dan melaksanakan usaha ternak jangkrik.
  • PENYIAPAN SARANA DAN PERALATAN
Karena jangkrik biasa melakukan kegiatan diwaktu malam hari, maka kandang jangkrik jangan diletakkan dibawah sinar matahari, jadi letakkan ditempat yang teduh dan gelap. Sebaiknya dihindarkan dari lalu lalang orang lewat terlebih lagi untuk kandang peneluran. Untuk menjaga kondisi kandang yang mendekati habitatnya, maka dinding kandang diolesi dengan lumpur sawah dan diberikan daun-daun kering seperti daun pisang, daun timbul, daun sukun dan daun-daun lainnya untuk tempat persembunyian disamping untuk menghindari dari sifat kanibalisme dari jangkrik. Dinding atas kandang bagian dalam sebaiknya dilapisi lakban keliling agar jangkrik tidak merayap naik sampai keluar kandang. Disalah satu sisi dinding kandang dibuat lubang yang ditutup kasa untuk memberikan sirkulasi udara yang baik dan untuk menjaga kelembapan kandang. Untuk ukuran kotak pemeliharaan jangkrik, tidak ada ukuran yang baku. Yang penting sesuai dengan kebutuhan untuk jumlah populasi jangkrik tiap kandang.

Menurut hasil pemantauan dilapangan dan pengalaman. peternak, bentuk kandang biasanya berbentuk persegi panjang dengan ketinggian 30-50 cm, lebar 60-100 cm sedangkan panjangnya 120-200 cm. Kotak (kandang) dapat dibuat dari kayu dengan rangka kaso, namun untuk mengirit biaya, maka dinding kandang dapat dibuat dari triplek. Kandang biasanya dibuat bersusun, dan kandang paling bawah mempunyai minimal empat kaki penyangga. Untuk menghindari gangguan binatang seperti semut, tikus, cecak dan serangga lainnya, maka keempat kaki kandang dialasi mangkuk yang berisi air, minyak tanah atau juga vaseline (gemuk) yang dilumurkan ditiap kaki penyangga.
  • PEMBIBITAN
1) Pemilihan Bibit dan Calon Induk

Bibit yang diperlukan untuk dibesarkan haruslah yang sehat, tidak sakit, tidak cacat (sungut atau kaki patah) dan umurnya sekitar 10-20 hari. Calon induk jangkrik yang baik adalah jangkrik-jangkrik yang berasal dari tangkapan alam bebas, karena biasanya memiliki ketahanan tubuh yang lebih baik. Kalaupun induk betina tidak dapat dari hasil tangkapan alam bebas, maka induk dapat dibeli dari peternakan. Sedangkan induk jantan diusahakan dari alam bebas, karena lebih agresif.
Adapun ciri-ciri indukan, induk betina, dan induk jantan yang adalah sebagai berikut:

Indukan :
  1. sungutnya (antena) masih panjang dan lengkap.
  2. kedua kaki belakangnya masih lengkap.
  3. bisa melompat dengan tangkas, gesit dan kelihatan sehat.
  4. badan dan bulu jangkrik berwarna hitam mengkilap.
  5. pilihlah induk yang besar.
  6. dangan memilih jangkrik yang mengeluarkan zat cair dari mulut dan duburnya apabila dipegang.
Induk jantan :
  1. selalu mengeluarkan suara mengerik.
  2. permukaan sayap atau punggung kasar dan bergelombang.
  3. tidak mempunyai ovipositor di ekor.
Induk betina :
  1. tidak mengerik.
  2. permukaan punggung atau sayap halus.
  3. ada ovipositor dibawah ekor untuk mengeluarkan telur.
2) Perawatan Bibit dan Calon Induk 




JUAL TELUR JANGKRIK ALAM/SLIRING/MADU Dan JANGKRIK KALUNG/GENGGONG

telur jangkrik 1 ons. Perawatan jangkrik yang sudah dikeluarkan dari kotak penetasan berumur 10 hari harus benar-benar diperhatikan dan dikontrol makanannya, karena pertumbuhannya sangat pesat. Sehingga kalau makanannya kurang, maka anakan jangkrik akan menjadi kanibal memakan anakan yang lemah. Selain itu perlu juga dikontrol kelembapan udara serta binatang pengganggu, yaitu, semut, tikus, cicak, kecoa dan laba-laba. Untuk mengurangi sifat kanibal dari jangkrik, maka makanan jangan sampai kurang. Makanan yang biasa diberikan antara lain ubi, singkong, sayuran dan dedaunan serta diberikan bergantian setiap hari.

3) Sistem Pemuliabiakan

Sampai saat ini pembiakan Jangkrik yang dikenal adalah dengan mengawinkan induk jantan dan induk betina, sedangkan untuk bertelur ada yang alami dan ada juga dengan cara caesar. Namun risiko dengan cara caesar induk betinanya besar kemungkinannya mati dan telur yang diperoleh tidak merata tuanya sehingga daya tetasnya rendah.

4) Reproduksi dan Perkawinan

Induk dapat memproduksi telur yang daya tetasnya tinggi ± 80-90 % apabila diberikan makanan yang bergizi tinggi. Setiap peternak mempunyai ramuan-ramuan yang khusus diberikan pada induk jangkrik antara lain: bekatul jagung, ketan item, tepung ikan, kuning telur bebek, kalk dan kadang-kadang ditambah dengan vitamin.

Disamping itu suasana kandang harus mirip dengan habitat alam bebas, dinding kandang diolesi tanah liat, semen putih dan lem kayu, dan diberi daun-daunan kering seperti daun pisang, daun jati, daun tebu dan serutan kayu.

Jangkrik biasanya meletakkan telurnya dipasir atau tanah. Jadi didalam kandang khusus peneluran disiapkan media pasir yang dimasukkan dipiring kecil. Perbandingan antara betina dan jantan 10 : 2, agar didapat telur yang daya tetasnya tinggi. Apabila jangkrik sudah selesai bertelur sekitar 5 hari, maka telur dipisahkan dari induknya agar tidak dimakan induknya kemudian kandang bagiab dalam disemprot dengan larutan antibiotik (cotrymoxale).Selain peneluran secara alami, dapat juga dilakukan peneluran secara caesar. Akan tetapi kekurangannya ialah telur tidak merata matangnya (daya tetas).

5) Proses kelahiran

Sebelum penetasan telur sebaiknya terlebih dahulu disiapkan kandang yang permukaan dalam kandang dilapisi dengan pasir, sekam atau handuk yang lembut. Dalam satu kandang cukup dimasukkan 1-2 sendok teh telur dimana satu sendok teh telur diperkirakan berkisar antara 1.500-2.000 butir telur. Selama proses ini berlangsung warna telur akan berubah warna dari bening sampai kelihatan keruh. Kelembaban telur harus dijaga dengan menyemprot telur setiap hari dan telur harus dibulak-balik agar jangan sampai berjamur. Telur akan menetas merata sekitar 4-6 hari.
  • PEMELIHARAAN
  1. Sanitasi dan Tindakan PreventifSeperti telah dijelaskan diatas bahwa dalam pengelolaan peternakan jangkrik ini sanitasi merupakan masalah yang sangat penting. Untuk menghindari adanya zat-zat atau racun yang terdapat pada bahan kandang, maka sebelum jangkrik dimasukkan kedalam kandang, ada baiknya kandang dibersihkan terlebih dahulu dan diolesi lumpur sawah. Untuk mencegah gangguan hama, maka kandang diberi kaki dan setiap kaki masing-masing dimasukkan kedalam kaleng yang berisi air.
  2. Pengontrolan PenyakitUntuk pembesaran jangkrikn dipilih jangkrik yang sehat dan dipisahkan dari yang sakit. Pakan ternak harus dijaga agar jangan sampai ada yang berjamur karena dapat menjadi sarang penyakit. Kandang dijaga agar tetap lembab tetapi tidak basah, karena kandang yang basah juga dapat menyebabkan timbulnya penyakit.
  3. Perawatan TernakPerawatan jangkrik disamping kondisi kandang yang harus diusahakan sama dengan habitat aslinya, yaitu lembab dan gelap, maka yang tidak kalah pentingnya adalah gizi yang cukup agar tidak saling makan (kanibal).
  4. Pemberian PakanAnakan umur 1-10 hari diberikan Voor (makanan ayam) yang dibuat darikacang kedelai, beras merah dan jagung kering yang dihaluskan. Setelah vase ini, anakan dapat mulai diberi pakan sayur-sayuran disamping jagung muda dan gambas. Sedangkan untuk jangkrik yang sedang dijodohkan, diberi pakan antara lain : sawi, wortel, jagung muda, kacang tanah, daun singkong serta ketimun karena kandungan airnya tinggi. Bahkan ada juga yang menambah pakan untuk ternak yang dijodohkan anatar lain : bekatul jagung, tepung ikan, ketan hitam, kuning telur bebek, kalk dan beberapa vitamin yang dihaluskan dan dicampur menjadi satu.
  5. Pemeliharaan KandangAir dalam kaleng yang terdapat dikaki kandang, diganti setiap 2 hari sekali dan kelembapan kandang harus diperhatikan serta diusahakan agar bahaya jangan sampai masuk kedalam kandang.
Dengan alasan-alasan tersebut dan naiknya permintaan jangkrik, maka peternak tidak membiarkan begitu saja kesempatan untuk memperoleh keuntungan dengan membudidayakan jangkrik dengan intensif karena dengan waktu yang relatif singkat untuk memelihara jangkrik sudah mendapat keuntungan yang cukup menggiurkan.

Dengan semakin banyaknya peternak-peternak jangkrik ini, permintaan untuk telur jangkrik semakin besar juga, jadi banyak peternak yang hanya memproduksi telur jangkrik karena resikonya lebih kecil dan lebih cepat lagi mendapatkan laba untuk sekitar 25-30 hari, dibandingkan proses pembesaran sampai dengan 3 bulan.

Anda ingin ternak jangkrik media kardus dan ingin Membeli Telur Jangkrik ? saat ini kami Jual Telur Jangkrik Berkualitas



CARA PEMESANAN DAN CARA PEMBAYARAN :

Pesan SMS/Telpn : 0858.2308.4042 / PIN BBM 7BDEDC09

Format SMS : Nama # Alamat Lengkap + Kode Pos # No Hp # Jumlah Pesanan # Nama Barang

1. Format SMS/BBM : Nama#Alamat Lengkap#No Hp anda # Jumlah Pesanan # Nama Barang

2. Tunggu balasan dari kami yang berisi total biaya dari pesanan anda (termasuk ongkos kirim).

3. Silahkan lakukan pembayaran melalui rekening bank BRI, BCA, BNI dan MANDIRI yang kami kirim melalui SMS, kemudian jika sudah melalukan pembayaran silahkan balas dengan sms konfirmasi pembayaran anda dengan format dibawah ini :

[ SUDAH TRANSFER : JUMLAH TRANSFER#NAMA BANK TUJUAN#NAMA #ALAMAT LENGKAP#NO HP ANDA#JUMLAH PESANAN#JENIS JANGKRIK]

CONTOH : [ SUDAH TRANSFER: RP 650.704#MANDIRI#KIKI ANDRIANI#JL BEDJO NO 11 GEMARANG MADIUN JAWA TIMUR#0858.2308.4042#2kg#telur jangkrik alam]

4. Tranfer pembayaran yang masuk sebelum jam 10 siang, barang akan kami kirim hari itu juga, jika diatas jam 10 siang kami akan kirim pesanan di hari berikutnya..